Museum Kereta Yogyakarta

Museum Kereta Jogja

Museum Kereta Yogyakarta atau Museum Kareta Karaton Ngayogyakarta merupakan salah tempat wisata budaya di kota Jogja yang ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Museum ini khusus menampung kereta-kereta kuda keraton pada masa Kerajaan Yogyakarta era Sri Sultan HB VIII. Bangunan museum ini tidak jauh dari alun-alun dan bersebelahan dengan Keraton tepatnya di Jalan Rotowijayan Yogyakarta

Wisata warisan budaya di Museum Kereta Yogyakarta menarik untuk dinikmati karena Anda pasti akan takjub dan serasa balik ke zaman Kerajaan Yogykarta ketika melihat koleksi kereta kuda yang ada di museum ini. Berikut beberapa trivia mengenai kereta-kereta ini:

  • Semua kereta yang ada di Museum ini punya nama masing-masing dengan fungsi masing-masing juga. Ya, penggunaan kereta tidak sembarangan melainkan selalu dipilih berdasarkan acara yang akan diselenggarakan.
  • Tahukah Anda bahwa kereta-kereta ini merupakan kereta yang dibuat di negara Eropa? Bahkan masih ada sebagian kereta yang sampai sekarang masih dipakai oleh Keraton pada acara-acara gelaran tertentu.
  • Sebagian besar kereta-kereta disini masih asli belum tersentuh modifikasi, meski memang ada sebagian lagi yang sudah mengalami modifikasi baik dalam hal cat dan interiornya.
  • Terdapat beberapa kereta yang dikeramatkan, karena keistimewaaan bahannya yang terbuat dari emas dan merupakan kereta Raja yang disebut sebagai kereta Kencana. Yang lainnya memang punya nuansa mistis, oleh karena itu kita tidak boleh berprilaku sembarangan saat berada ditempat ini.

Video Koleksi Kereta Kuda di Museum Kareta Karaton

Setidaknya terdapat 3 jenis kereta di Museum Kareta Jogja, yakni kereta atap terbuka dan beroda dua contohnya: Kereta Kapolitan, Kereta atap terbuka dan beroda empat. Sebagai contoh, kereta Kyai Jongwiyat dan Landower. Kereta atap tertutup dan beroda empat. Kereta ini termasuk kereta yang teramat mewah dan sakral, sebagai contoh adalah Kereta Kanjeng Nyai Jimad, Kyai Garudayaksa dan Kyai Wimanaputra.

Salah satu yang paling menarik dari wisata warisan budaya di Museum Kereta Yogyakarta adalah kereta tertua yang ada di sini, yaitu Kanjeng Nyai Jimad yang telah ada sejak tahun 1750. Kereta ini merupakan buatan Belanda, bentuknya unik dan sangat indah layaknya kereta Cinderella. Ada patung wanita yang menyangga kereta ini dan terdapat untaian bunga yang mengalunginya. Bahkan harus ada semacam ritual seperti salam sungkem sewaktu memasuki ruangan kereta ini karena sebagian masyarakat percaya bahwa kereta-kereta tersebut ada penunggunya. Ceritanya dahulu adalah kereta ini merupakan kereta yang dinaiki oleh Sultan dan Kanjeng Ratu Kidul. Anda pasti sudah sering mendengar mengenai Legenda Ratu Pantai Selatan ini ya?

Akses ke Lokasi

Museum Kareta Karaton berada di Komplek Ndalem Kraton Ngayogyakarta, jika sedang berada di Malioboro bisa jalan terus ke selatan hingga dapat alun-alun, lokasi Musium ini tepatnya di sebelah barat persis dari Alun-alun Utara Kraton. Sabila siap mengantar anda jalan-jalan ke Museum ini, untuk city tour Jogja terdapat paket rental mobil paling hemat, yaitu menggunakan mobil City Car seperti Ayla atau Estilo, tarif sewa cukup terjangkau yaitu Rp 375.000 / 12 jam sudah termasuk ongkos sewa mobil, jasa supir dan bahan bakar.

Fasilitas dan Tiket Masuk

Jika anda berniat untuk berkunjung ke Museum Kereta Yogyakarta bisa datang setiap hari pada pukul 08:00 – 16:00. Tiket masuknya kurang dari Rp 5.000 per orang, terdapat juga guide lokal yang akan memberikan penjelasan mengenai berbagai kereta-kereta bersejarah ini serta cerita yang melatarbelakanginya. Anda pun dapat memberi uang tip seikhlasnya. Jika membawa kamera ada tambahan biaya untuk izin memotret yaitu sebesar Rp 1.000 per kamera, sangat terjangkau jika dibandingkan dengan objek yang akan dipotret yang tak ternilai harganya.

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 5.0/5 (10 votes cast)
Museum Kereta Yogyakarta, 5.0 out of 5 based on 10 ratings
Bagikan ke TemanShare on Facebook8Tweet about this on TwitterShare on Google+0Pin on Pinterest0Share on Tumblr0Share on StumbleUpon0Email this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *